Tampilkan postingan dengan label Kecanduan dan Kebiasaan Buruk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecanduan dan Kebiasaan Buruk. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Maret 2017

Cara Mengatasi Ngompol Pada Remaja dan Orang Dewasa. Yuk Lihat!

Pernahkah kasur Anda basah setelah bangun tidur? Bocor? Hahaha.. Bukan karena ada yang menyiram atau kebocoran, akan tetapi karena Anda mengompol. Apalagi jika Anda mengalami ngompol sebagai kebiasaan, itu merupakan hal buruk yang harus segera diatasi.

Dalam menjalani kehidupan, Anda tentu ingin menjauhi kebiasaan-kebiasaan buruk yang ada di sekitar Anda. Begitu pun apabila Anda telah memiliki kebiasaan-kebiasaan buruk, Anda pasti ingin segera mengatasinya. Termasuk dengan kebiasaan mengompol tersebut, Anda pasti bersusah-payah bagaimana cara mengatasi kebiasaan mengompol tersebut.

Ngompol adalah keluarnya urin atau kencing yang tidak disadari ketika sedang tidur. Ngompol juga bisa terjadi secara sadar, misalnya saat ketakutan, cemas, atau tertawa terbahak-bahak. Ngompol bisa terjadi pada semua usia, mulai dari bayi hingga usia lanjut.

Ngompol dibagi menjadi 2, yaitu ngompol primer dan ngompol sekunder. Ngompol primer terjadi pada bayi dan balita. Kebiasaan ngompol primer bisa hilang ketika anak berusia 6-7 tahun. Sedangkan ngompol sekunder adalah ngompol yang terjadi pada remaja, orang dewasa, sampai usia lanjut. Tidak seperti ngompol primer, ngompol sekunder lebih dikategorikan sebagai gangguan medis.

Kebanyakan dari kita menganggap wajar apabila anak-anak ngompol. Akan tetapi merasa khawatir apabila yang mengompol adalah orang dewasa. Kita takut apakah ada kelainan, gangguan, atau penyakit di dalam tubuh. Jika Anda termasuk orang yang sudah dewasa atau anak Anda telah remaja tetapi masih mengompol, jangan takut! Jangan khawatir karena di situs ini Anda akan mendapatkan solusi yang tepat untuk mengatasi kebiasaan mengompol tersebut. 

Apa yang Menyebabkan Orang Dewasa Sering Mengompol?
Kebiasaan sering mengompol pada remaja, orang dewasa, sampai usia lanjut bisa disebabkan oleh berbagai hal. Berikut beberapa hal tersebut:

Faktor Keturunan
Walau pun tidak mutlak, tetapi seseorang yang dilahirkan dari orang tua yang memiliki kebiasaan mengompol mempunyai kemungkinan masalah yang sama yaitu ngompol di usia dewasa.

Faktor Usia
Seseorang ketika memasuki usia lanjut akan memiliki sifat fisik dan mental yang hampir sama dengan anak atau balita. Otot-otot uretra mulai melemah, begitu pun dengan sinyal untuk mengeluarkan kencing.

Gangguan Tidur
Normalnya, seseorang akan bangun dari tidurnya apabila merasa ingin kencing. Akan tetapi orang yang mengalami gangguan tidur, hasrat ingin pipis tersebut akan masuk ke dalam mimpinya. Seolah-olah dia sedang kencing di kamar mandi, padahal sebenarnya itu terjadi di mimpinya, bukan dunia nyata.

Konstipasi
Konstipasi sering disebut dengan sembelit, yaitu susah buang air besar karena tinja mengeras. Tinja yang keras tersebut akan menekan kandung kemih sehingga volume kandung kemih menjadi lebih kecil. Orang yang tidur dengan kondisi kandung kemih kecil akan lebih sering ingin kencing, sehingga ngompol pun tak bisa dihindari.

Diabetes
Para penderita diabetes mempunyai produksi urin yang berlebih sehingga selalu merasa ingin kencing. Penderita diabetes juga mengalami kerusakan saraf di kandung kemih sehingga tak mampu mengontrol buang air kecil.
Pembesaran Prostat
Infeksi Saluran Kemih

Cara Mengatasi Ngompol Pada Remaja dan Orang Dewasa
Memiliki kebiasaan ngompol saat dewasa memang membuat malu dan menjijikkan. Bayangkan apabila Anda sedang pergi rekreasi menggunakan bus kemudian mengompol. Atau ketika sedang menginap di rumah saudara atau teman. Kebiasaan mengompol tersebut membuat rasa tak enak hati muncul dan menurunkan rasa percaya diri. Apakah Anda termasuk orang yang sering mengompol, padahal Anda bukan anak-anak lagi? Tenang.. berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kebiasaan ngompol tersebut:
  • Mengonsumsi biji labu. Menurut peneliti dari Jepang, biji labu mampu menurunkan kebiasaan mengompol sekitar 80 %. Hal ini karena biji labu mampu memperkuat otot-otot dasar panggul dan menjaga kesehatan ginjal. Asam lemak dan stereol yang terkandung dalam biji labu dapat melindungi prostat dan meningkatkan kapasitas kandung kemih.
  • Mengonsumsi Cranberry. Buah Cranberry sangat bermanfaat untuk mencegah infeksi saluran kemih dan diabetes karena mengandung proanthocyanidin. Cranberry juga mampu membuat kinerja ginjal menjadi lebih baik dan membuang bakteri melalui urin.
  • Senam kegel. Senam kegel adalah senam yang berfungsi memperkuat otot-otot panggul. Otot-otot panggul yang kuat akan membantu meningkatkan kontrol terhadap buang air kecil.
  • Berjemur di pagi hari. Berjemur di pagi hari dapat membuat tubuh mendapatkan asupan vitamin D. Vitamin D ini dapat memperkuat tulang, termasuk tulang panggul. Tulang panggul yang kuat akan membantu Anda mengontrol buang air kecil.
  • Melakukan terapi gelombang otak.

Mengapa Harus Melakukan Terapi Gelombang Otak?
Semua tindakan yang kita lakukan berasal dari otak. Apabila otak kita sehat dan terkontrol dengan baik, tidak akan ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang kita alami. Itulah mengapa Anda harus melakukan terapi gelombang otak untuk mengatasi kebiasaan mengompol Anda tersebut. Terapi gelombang otak yang terbukti ampuh mampu mengatasi ngompol yaitu Brainwave Bed Wetting Therapy.

Brainwave Bed Wetting Therapy merupakan terapi gelombang otak yang dirancang oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mampu menghilangkan kebiasaan mengompol pada orang dewasa. Terapi ini aman dilakukan dan tanpa efek samping.


Brainwave Bed Wetting Therapy diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD agar Anda mudah untuk mendapatkan dan menggunakannya. Untuk menggunakannya, Anda hanya cukup mendengarkannya melalui speaker, earphone, atau headphone yang Anda miliki dengan posisi berbaring atau duduk santai. Pejamkan mata Anda, dan nikmati alunan musiknya. Brainwave Bed Wetting Therapy akan memberikan stimulasi positif pada gelombang otak Anda, dan kemudian memprogram pikiran bawah sadar Anda sesuai dengan yang Anda visualisasikan terhadap diri Anda.

Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu menghilangkan kebiasaan mengompol tersebut. Contoh visualisasi diri yang bisa Anda lakukan yaitu:
“Sebelum tidur, saya pastikan akan kencing terlebih dahulu. Saya tidak akan mengompol karena saya sudah buang air kecil.”
“Saya bisa tidur dengan nyenyak.. dan ketika saya merasa ingin buang air kecil, saya akan bangun dan kemudian pergi ke kamar mandi untuk kencing. Kemudian saya akan tidur lagi dengan nyenyak dan bahagia.”.

Lakukan terapi Brainwave Bed Wetting Therapy ini secara rutin dan teratur setiap harinya. Yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi kebiasaan mengompol tersebut.

Selamat dengan diri Anda yang baru.. dan nikmati perubahannya!!

8 Tips Mengatasi Kebiasaan Belanja Berlebihan (Shopaholic) Secara Permanen

“Sudah akhir bulan nih, kebutuhan rumah sudah mulai habis..” Begitulah kira-kira yang dipikirkan oleh setiap orang saat akhir bulan. Karena memang kebutuhan-kebutuhan tersebut adalah barang yang penting. Sehingga tindakan yang akan mereka ambil adalah belanja. Mereka biasa melakukan aktivitas belanja sesuai dengan kebiasaannya, ada yang di minimarket, mall, pasar tradiisonal, atau toko kecil di sekitar rumah.

Iya.. manusia dan belanja memang “pasangan” yang susah dipisahkan. Karena dengan belanja, secara tidak langsung orang akan menyegarkan kembali pikirannya dari rutinitas harian. Dengan berbelanja pula, mereka pastinya akan membeli kebutuhan-kebutuhan yang menurut mereka penting untuk cadangan selama satu bulan penuh atau lebih.

Bagi seseorang yang sudah memiliki penghasilan sendiri, hasrat untuk belanja memang sangat besar. Mereka dengan sengaja menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk dialokasikan membeli kebutuhannya. Bahkan ada yang menggunakan sebagian besar penghasilannya untuk belanja. Hal semacam ini harus dihindari mengingat susahnya mencari uang di zaman sekarang. Sebagai manusia yang terbatas, kita harus belajar berhemat demi masa depan yang lebih baik. Karena bisa jadi di hari esok ada kebutuhan-kebutuhan mendesak yang mengharuskan kita mengeluarkan banyak uang.

Wanita lebih senang berbelanja dibanding pria. Wanita dan belanja memang “pasangan” yang susah dipisahkan. Karena mungkin sudah naluri wanita ingin selalu menyegarkan pikirannya dengan belanja. Akan tetapi, banyak orang terutama wanita yang mengalami kecanduan belanja. Mereka senang berbelanja barang-barang yang tidak begitu penting hanya karena faktor lucu, suka, keren, dan sebagainya, tanpa memikirkan kegunaan barang tersebut.

Hal ini sering disebut dengan shopaholic. Shopaholic adalah seseorang yang tidak mampu menahan keinginannya untuk berbelanja sehingga menghabiskan banyak waktu dan uang walaupun barang yang dibelinya tidak begitu dibutuhkan. Shopaholic bisa dikategorikan sebagai gangguan atau hanya sekedar hobi. Orang yang mengalami shopaholic selalu terobsesi untuk belanja lagi dan lagi.

Gejala-Gejala Shopaholic
Seseorang dapat dikatakan mengalami shopaholic apabila menunjukkan gejala-gejala berikut:
  • Senang menghabiskan uang untuk membeli barang yang tidak begitu berguna.
  • Merasa puas ketika dapat membeli barang yang diinginkan, tetapi setelah itu akan merasa bersalah dan tertekan atas apa yang dilakukannya tersebut.
  • Sering berbelanja untuk menghilangkan stres.
  • Memiliki barang-barang yang banyak tetapi tidak sering digunakan.
  • Tidak mampu mengontrol diri ketika berbelanja.
  • Merasa terganggu dengan kebiasaan belanjanya, tetapi tetap tidak mampu menahan diirnya untuk selalu berbelanja.

Apa Penyebab Seseorang Mengalami Shopaholic?
Setiap hal yang terjadi di dunia ini pasti ada penyebabnya. Begitu pun dengan shopaholic. Shopaholic bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
  • Seseorang menganut gaya hidup matrealisitis atau hedonis.
  • Mempersepsikan bahwa manusia adalah human having, yaitu cenderung mempersepsikan seseorang sesuai dengan apa yang dimiliki (harta, jabatan, dan yang lainnya) sehingga akan selalu merasa kekurangan.
  • Stres atau kecemasan yang berlebihan.
  • Iklan-iklan di media yang memprovokasi untuk selalu berbelanja.

8 Tips Mengatasi Shopaholic Secara Permanen
Bagi Anda yang merasa mengalami gangguan shopaholic dan ingin mengatasinya, coba lakukan cara-cara berikut ini:
  1. Cari teman yang hemat.
  2. Hindari jalan-jalan atau nongkrong ke pusat perbelanjaan. Walaupun niat awalnya tidak untuk berbelanja, tetapi bisa tergoda untuk membeli barang-barang yang dilihat.
  3. Sebisa mungkinmenghilangkan hasrat untuk belanja ketika mendengar kata “diskon”.
  4. Membuat daftar belanja ketika akan berbelanja.
  5. Hindari pemakaian kartu kredit terlalu sering. Sebaliknya, selalu bawa uang cash yang mencukupi.
  6. Tidak memaksakan diri untuk tampil up to date atau kekinian.
  7. Ubah mindset Anda bahwa hidup harus sederhana dan hemat.
  8. Melakukan terapi gelombang otak.

Mengatasi Shopaholic dengan Terapi Gelombang Otak
Apakah Anda bingung, mengapa untuk mengatasi shopaholic harus melakukan terapi gelombang otak? Jika iya.. perhatikan penjelasan berikut. Shopaholic merupakan gangguan hasrat ingin selalu berbelanja. Hasrat itu dikendalikan oleh otak manusia. Nah.. jika Anda ingin mengatasi shopaholic tersebut, lakukan terapi terhadap gelombang otak Anda. Terapi gelomabang otak yang terbukti ampuh mengatasi shopaholic yaitu Brainwave Shopaholic Therapy.

Brainwave Shopaholic Therapy merupakan terapi gelombang otak yang dirancang oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mampu mengatasi belanja berlebihan dan menghilangkan sifat boros ketika berbelanja. Terapi ini diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD agar Anda mudah untuk mendapatkan dan menggunakannya.


Untuk menggunakan Brainwave Shopaholic Therapy ini, cukup dengarkan melalui speaker, headphone, atau earphone yang Anda miliki dengan posisi berbaring atau duduk santai. Nikmati alunan audionya sampai Anda benar-benar merasa sangat nyaman dan sangat rileks. Dalam keadaan yang sangat nyaman dan sangat rileks tersebut, Brainwave Shopaholic Therapy akan memberikan stimulasi positif pada gelombang otak Anda dan memprogram pikiran bawah sadar Anda untuk melakukan tindakan sesuai dengan apa yang Anda visualisasikan terhadap diri Anda.

Kemudian lakukan visualisasikan terhadap diri Anda sendiri. Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi kebiasaan belanja berlebihan tersebut. Contoh visualisasi diri yang bisa Anda lakukan yaitu:
“Sebelum saya belanja, saya akan membuat daftar belanja barang-barang yang saya perlukan.. bukan yang saya inginkan. Saya harus memperhatikan biaya-biaya hidup yang lain. Saya akan hemat dalam berbelanja.”
“Saya akan menabung sebagian besar penghasilan saya demi mewujudkan cita-cita saya membangun rumah untuk keluarga saya nanti. Karena dengan berkumpul bersama keluarga, saya akan bahagia selamanya..”
“Ketika saya pergi ke suatu tempat dan melihat ada barang yang dijual dengan harga diskon, saya akan berpikir berulang kali, apakah saya benar-benar membutuhkannya atau tidak. Saya tidak akan membeli barang tersebut karena saya tidak begitu membutuhkannya, walaupun diskonnya sangat besar sekali pun.”.

Untuk mendaptkan hasil yang optimal, lakukan Brainwave Shopaholic Therapy ini secara rutin dan teratur setiap harinya. Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi kebiasaan berbelanja berlebihan tersebut dan menghilangkan sifat boros ketika berbelanja.

Selamat mencoba.. dan rasakan perubahan pada diri Anda!

Jumat, 10 Maret 2017

Sering Sendawa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Bersendawa merupakan keadaan normal yang dialami oleh manusia, apalagi terjadi setelah makan atau minum. Sendawa adalah cara tubuh mengeluarkan gas secara alami. Kondisi seperti ini baik dan normal, karena apabila gas tidak dikeluarkan dari tubuh akan menyebabkan perut kembung atau sakit perut.

Akan tetapi, lain halnya dengan kondisi bersendawa yang terjadi secara terus-menerus. Hal ini bisa menunjukkan adanya penyakit dalam tubuh atau efek samping dari penggunaan obat tertentu. Ketika mengalami sendawa yang terus-menerus, kita harus mengecek kesehatan kita, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Sendawa terjadi ketika seseorang menelan udara secara sengaja atau tidak. Terutama ketika mengunyah permen karet, merokok, berbicara sambil makan, menguap, dan yang lainnya. Udara yang masuk ke tubuh mengandung nitrogen dan oksigen. Gas tersebut akan didorong ke atas oleh perut menuju kerongkongan, dan akan keluar dari mulut dalam bentuk sendawa. Selain menelan udara, gas yang ada dalam perut juga bisa timbul saat proses pencernaan makanan sedang berlangsung.

Kondisi yang Menyebabkan Seseorang Lebih Sering Bersendawa, Adakah?
Ada beberapa kondisi atau situasi yang menyebabkan seseorang menjadi lebih sering bersendawa. Kondisi tersebut antara lain:
  1. Mengonsumsi makanan yang menyebabkan sendawa atau munculnya gas dalam perut, seperti brokoli, kacang-kacangan, pisang, kismis, biji-bijian utuh, minuman berkarbonasi, alkohol, gula, tepung, serat, dan yang lainnya.
  2. Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti aspirin, ibuprofen, obat pereda nyeri (naproxen), obat pencahar (sorbitol dan laktulosa), dan yang lainnya.
  3. Cemas.
  4. Obesitas.
  5. Berpakaian ketat.
  6. Mengidap penyakit tertentu, seperti asam lambung tinggi, tukak lambung, peradangan pada dinding perut, dan yang lainnya.

Mengatasi Kebiasaan Sering Bersendawa
Walaupun merupakan proses alami dari tubuh, tetapi sering bersendawa mungkin akan mengganggu aktivitas Anda, apalagi ketika berada bersama orang banyak. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kebiasaan sering bersendawa, yaitu:
  • Makan dan minum dengan tenang atau tidak terburu-buru.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol dan berkarbonasi.
  • Hindari merokok.
  • Konsumsi suplemen untuk memperlancar proses pencernaan.
  • Hindari mengonsumsi makanan berlemak, makanan yang mengandung asam, seperti jus buah, kopi, tomat, dan bawang bombay, serta makanan pedas seperti merica dan cabai.
  • Batasi atau hindari mengonsumsi permen karet.
  • Kenakan pakaian longgar.

Ketika Anda merasakan sendawa yang terus-menerus, coba konsultasikan dengan dokter dan tanyakan penyebabnya. Karena biasanya dokter akan memberikan diagnosa dan menanyakan aktivitas yang Anda lakukan yang ada kaitannya dengan kebiasaan sering bersendawa tersebut.

Mengatasi Kebiasaan Sering Bersendawa Tanpa Efek Samping
Apakah Anda alergi dengan obat-obatan medis? Ataukah Anda takut dengan efek samping dari penggunaan obat-obatan medis? Jika iya.. cobalah lakukan langkah alternatif lain untuk mengatasi sering bersendawa tersebut, yaitu dengan melakukan terapi gelombang otak Brainwave Burping Therapy.

Brainwave Burping Therapy merupakan terapi gelombang otak yang dirancang oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia(API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mampu mengatasi kebiasaan sering bersendawa atau bersendawa secara berlebihan. Terapi ini terbukti ampuh, aman dilakukan, dan pastinya tanpa efek samping.

Brainwave Burping Therapy diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD agar Anda mudah untuk mendapatkan dan menggunakannya. Untuk menggunakannya, Anda hanya cukup mendengarkannya melalui speaker, headphone, atau earphone yang Anda miliki dengan posisi berbaring atau duduk santai. Nikmati alunan musiknya sampai Anda benar-benar merasa sangat rileks dan sangat nyaman.

Dalam kondisi yang sangat nyaman dan sangat rileks tersebut, Brainwave Burping Therapy akan memberikan stimulasi positif pada gelombang otak Anda, dan kemudian memprogram gelombang otak Anda untuk melakukan sesuai dengan apa yang Anda visualisasikan terhadap diri Anda sendiri. Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi kebiasaan sering bersendawa tersebut.

Contoh visualisasi diri yang bisa Anda lakukan, yaitu:
“Dengan kekuatan pikiran saya, akan saya kendalikan sendawa saya.”
“Saya akan makan dan minum dengan tenang dan tidak terburu-buru.. agar sendawa yang berlebihan tidak muncul begitu saja.”.

Tak ada sesuatu yang instan, mie instan yang di kemasannya tertulis “instan” saja harus melalui proses terlebih dahulu sebelum benar-benar menjadi mie instan, begitu pun dengan terapi ini. Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang optimal, lakukan terapi Brainwave Burping Therapy ini secara rutin dan teratur setiap harinya. Yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi kebiasaan sering bersendawa tersebut. Lakukan terapi ajaib ini secara rutin, dan rasakan perubahannya!!

Kamis, 09 Maret 2017

Cara Efektif Mengatasi Gangguan Makan (Eating Disorder).. Tanpa Efek Samping!!

Semua manusia di bumi ini membutuhkan makan. Makan merupakan aktivitas yang dilakukan manusia untuk mendapatkan asupan energi yang akan digunakan untuk melakukan aktivitas yang lain. Umumnya, manusia makan sebanyak 3 kali sehari. Itu adalah jumlah ideal yang dianjurkan.

Akan tetapi karena kesibukan yang dijalani manusia, mereka kadang melupakan aktivitas makan tersebut. Sehingga tak jarang menimbulkan penyakit, sehingga mengganggu aktivitas atau kegiatannya.

Ada juga manusia yang tidak melupakan aktivitas makan, tetapi memiliki masalah yang lain. Mereka sering makan sembarangan tanpa memikirkan kandungan gizi yang ada di dalam makanan tersebut. Ada juga yang makan secara berlebihan sehingga bisa menimbulkan obesitas dan penyakit-penyakit lainnya. Keadaan semacam itu disebut dengan Eating Disorder, yaitu gangguan pola makan.

Gangguan Makan Pada Manusia
Eating Disorder atau gangguan pola makan bisa menyerang semua orang. Berikut ini beberapa jenis Eating Disorder yang dialami manusia:
  1. Anorexia, yaitu gangguan pola makan dimana seseorang terus-menerus merasa takut secara berlebihan jika berat badannya naik, sehingga mereka akan menolak untuk mengonsumsi makanan yang sebenarnya mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh mereka. Penderita anorexia biasanya semakin lama akan mengonsumsi semakin sedikit makanan hingga tahap ekstrim.
  2. Bulimia, yaitu seseorang yang bisa makan berbagai makanan secara normal, namun kemudian akan memuntahkan makanan tersebut, mengonsumsi obat pencahar, atau melakukan aktivitas fisik secara berlebihan dengan tujuan agar makanan tersebut cepat keluar dari tubuh sehingga tidak menambah berat badan.
  3. Binge, yaitu istilah untuk orang yang mempunyai kebiasaan makan secara berlebihan. Mereka biasanya mengonsumsi jumlah gula, garam, atau lemak secara berlebihan sehingga mengakibatkan obesitas.
  4. Pica. Gangguan ini merujuk pada orang-orang yang senang menjilat atau mengunyah sesuatu yang bukan makanan (kapur tulis, lem, kertas, dan yang lainnya) atau makanan yang tidak mengandung nutrisi tanpa menelannya.
  5. EDNOS (Eating Disorders Not Otherwise Specified), yaitu gangguan pola makan yang tidak termasuk dari 4 klasifikasi sebelumnya, atau gabungan dari beberapa gangguan yang lain.

Banyak gejala-gejala yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengalami Eating Disorder. Eating Disorder bisa muncul dengan gejala-gejala sebagai berikut:
  1. Berat badan naik atau turun secara drastis.
  2. Terobsesi untuk mengonsumsi makanan yang rendah kalori dan tidak  berlemak.
  3. Bertingkah aneh saat makan, seperti menyendiri, memakan potongan kecil makanan, dan yang lainnya.
  4. Diet ketat walaupun badan sudah kurus.
  5. Depresi dan mudah lemas.
  6. Makan hanya sekali waktu dalam jumlah besar (pagi, siang, atau malam).

Mengapa Eating Disorder Bisa Terjadi?
Penyebab Eating Disorder sangatlah kompleks, maksudnya banyak faktor yang menyebabkan orang mengalaminya. Berikut ini adalah faktor yang menyebabkan terjadinya Eating Disorder pada manusia:
  • Faktor biologis, seperti fungsi hormon yang tidak normal, kekurangan nutrisi, dan yang lainnya.
  • Faktor psikologis, seperti pandangan negatif terhadap diri sendiri, tidak percaya diri, dan yang lainnya.
  • Faktor lingkungan, seperti tuntutan peran atau karir untuk memiliki tubuh langsing, trauma, tekanan dalam pergaulan, dan yang lainnya.

Eating Disorder merupakan bentuk kelainan yang memiliki dampak buruk bagi manusia, terutama dalam hal kesehatan. Mereka yang mengalaminya bisa jadi akan kekurangan atau kelebihan gizi. Mereka juga bisa menjadi stres, tertekan, dan cemas. Dan banyak dampak buruk lainnya.

Bisakah Eating Disorder Diatasi dengan Cara yang Efektif dan Tanpa Efek Samping?
Banyak orang yang tidak mau terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan medis karena takut akan efek sampingnya. Mereka biasanya mencari alternatif lain yang lebih efektif. Nah.. apabila Anda berpikiran sama seperti itu, Eating Disorder bisa diatasi dengan cara yang efektif dan mudah, yaitu dengan melakukan terapi gelombang otak. Terapi gelombang otak mampu memberikan stimulasi positif pada otak Anda untuk mengikuti apa yang Anda inginkan. Dan terapi gelombang otak yang terbukti ampuh dan tanpa efek samping untuk mengatasi Eating Disorder yaitu Brainwave Eating Disorder Therapy.

Brainwave Eating Disorder Therapy merupakan terapi yang dirancang oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mampu mengatasi gangguan Eating Disorder, meliputi kebiasaan makan tidak teratur, berlebihan, dan sembarangan, tanpa efek samping. Terapi ini diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD sehingga Anda mudah untuk mendapatkan dan menggunakannya.

Untuk menggunakan Brainwave Eating Disorder Therapy, Anda hanya cukup mendengarkannya melalui speaker, headphone, atau earphone yang Anda miliki dengan posisi berbaring atau duduk santai. Dengarkan alunan musiknya dengan memejamkan mata Anda, hingga Anda merasa benar-benar sangat nyaman dan sangat rileks. Kemudian visualisasikan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi gangguan Eating Disorder tersebut. Brainwave Eating Disorder Therapy akan memprogram pikiran bawah sadar Anda untuk mengikuti apa yang Anda visualisasikan terhadap diri Anda.

Visualisasi diri yang bisa Anda lakukan, misalnya:
“Nutrisi dari makanan akan memberikan saya energi untuk beraktivitas. Saya akan makan cukup dan teratur agar energi tersebut terserap dengan baik ke tubuh saya..”
“Makan berlebihan akan membuat saya malas beraktivitas dan obesitas. Saya akan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut, karena saya ingin masa depan saya cerah, tanpa halangan penyakit apa pun..”.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan terapi Brainwave Eating Disorder Therapy ini secara rutin dan teratur setiap harinya. Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi gangguan Eating Disorder yang Anda alami.

Selamat mencoba tips ini.. dan nikmati diri Anda yang baru!

Lakukan 8 Hal Ini Untuk Menghilangkan Kebiasaan Mendengkur!

Tidur merupakan sebuah aktivitas yang “menyenangkan” bagi setiap orang. Selain sebagai bentuk istirahat tubuh setelah beraktivitas seharian, tidur juga membuat tubuh lebih segar setelah bangun. Apalagi jika aktivitas yang dilakukan selama seharian menguras banyak tenaga, pasti tidurnya nyenyak. Bahkan sampai mendengkur atau ngorok.

Iya.. mendengkur atau ngorok bisa menjadi pertanda bahwa tidur seseorang sangat nyenyak. Mendengkur bisa dikatakan sebagai proses membuang kelelahan setelah beraktivitas seharian. Jika orang tersebut tidur sendirian kemudian mendengkur itu tidak jadi masalah, tetapi jika bersama dengan orang banyak (keluarga, teman, dan yang lainnya) pasti kan mengganggu orang di sekitarnya.

Bahkan di dalam rumah pun, apabila ada seorang anggota keluarga yang mendengkur akan terdengar sampai ke penjuru ruangan, biasanya terjadi pada malam hari. Hal ini pasti akan mengganggu anggota keluarga lain yang hendak tidur atau mungkin sedang fokus belajar. Bahkan membuat orang yang sudah tertidur akan bangun lagi karena tidurnya tak nyenyak terganggu dengan suara dengkuran tersebut.

Mengapa Seseorang Bisa Mendengkur?
Ada beberapa hal yang menyebabkan kebiasaan mendengkur atau ngorok pada seseorang, mulai dari kondisi kesehatan sampai gaya hidup yang tidak sehat. Berikut rinciannya.
  • Tidur telentang. Hal ini terjadi karena tidur dengan bertumpu pada punggung (telentang) bisa membuat pangkal lidah dan langit-langit lunak pada mulut menutupi dinding tenggorokan sehingga menyebabkan getaran suara saat tidur.
  • Gangguan hidung, dapat berupa hidung tersumbat saat demam atau flu.
  • Gangguan tenggorokan, seperti amandel.
  • Mengonsumsi obat penenang. Mungkin karena efek samping yang terjadi akibat mengonsumsinya. Beberapa obat akan menekan sistem saraf pusat sehingga otot-otot menjadi lebih kendor yang kemudian dapat menyebabkan dengkuran.
  • Berat badan yang bertambah. Pada orang yang mempunyai berat badan berlebih atau obesitas, di dalam tubuhnya tertimbun lemak, termasuk di leher. Lemak di leher tersebut menyumbat keluar masuknya udara sehingga menyebabkan dengkuran.
  • Usia yang semakin menua. Hal ini berkaitan dengan penurunan tingkat kelenturan otot-otot dan jaringan dalam saluran udara. Pertambahan usia yang semakin tua ini akan menyebabkan tenggorokan menjadi lebih sempit, dan kekencangan otot di tenggorokan menjadi melemah sehingga menyebabkan mendengkur.
  • Gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, sering makan makanan yang berlemak dan makanan cepat saji, merokok, minum minuman beralkohol, dan yang lainnya.

Orang yang memiliki kebiasaan mendengkur mayoritas adalah laki-laki. Dibanding perempuan, laki-laki beresiko 80 % tidur mendengkur karena tenggorokannya yang lebih sempit daripada perempuan. Lalu, apakah Anda (baik laki-laki maupun perempuan) memiliki kebiasaan tidur mendengkur? Adakah solusi yang bisa mengatasi kebiasaan tidur mendengkur tersebut?

Cara Mengatasi Kebiasaan Tidur Mendengkur
Semua permasalahan yang ada di dunia ini pasti ada jalan keluarnya. Begitu pun dengan kebiasaan mendengkur. Apabila Anda bingung bagaimana mengatasi kebiasaan mendengkur tersebut, berikut ini kami sajikan cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi kebiasaan mendengkur tersebut.
  1. Ubah posisi tidur. Dari posisi tidur Anda yang sebelumnya telentang, cobalah tidur dengan posisi menyamping.
  2. Tidur yang cukup.
  3. Turunkan berat badan.
  4. Hindari minuman keras dan obat tidur.
  5. Berhenti merokok.
  6. Sering minum air putih. Ketika mengalami dehidrasi, proses pelepasan lendir di hidung dan langit-langit lunak pada mulut menjadi lengket, sehingga bisa menyebabkan munculnya dengkuran.
  7. Jaga kebersihan kamar tidur. Alergi bisa memicu Anda untuk mendengkur, maka bersihkan kamar dan perabotan yang ada di dalamnya agar tidak menimbulkan alergi. Sebaiknya juga hindari tidur bersama dengan hewan peliharaan demi menghindari ketombe binatang masuk ke rongga hidung.
  8. Melakukan terapi gelombang otak.

Nomor 8, melakukan terapi gelombang otak? Apabila Anda memiliki pertanyaan yang sama seperti itu, iya.. terapi gelombang otak. Karena dengan terapi gelombang otak akan mampu memprogram pikiran bawah sadar Anda untuk tidak mendengkur. Terapi gelombang otak yang harus Anda coba yaitu Brainwave Ignore Snoring Therapy.

Mengapa Harus Terapi dengan Brainwave Ignore Snoring Therapy?
Brainwave Ignore Snoring Therapy merupakan terapi yang dirancang oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mampu mengatasi kebiasaan tidur mendengkur. Terapi ini terbukti ampuh, aman digunakan, dan tanpa efek samping.

Anda akan sangat mudah untuk mendapatkan dan menggunakan Brainwave Ignore Snoring Therapy ini karena diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD. Untuk menggunakannya, Anda hanya cukup mendengarkannya melalui speaker, headphone, atau earphone yang Anda miliki dengan posisi berbaring atau duduk santai. Dengarkan dengan memejamkan mata sampai Anda benar-benar merasa sangat rileks dan nyaman. Brainwave Ignore Snoring Therapy akan menstimulasi pikiran bawah sadar Anda untuk melakukan apa yang Anda inginkan sesuai apa yang Anda visualisasikan.


Lakukan visualisasi terhadap diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda bisa mengatasi kebiasaan mendengkur tersebut. Contoh visualisasi yang bisa Anda lakukan yaitu:
”Ketika saya tidur, udara akan masuk ke tubuh saya dengan lancar.. tenang.. sehingga saya tidak akan mendengkur lagi.”
”Jika saya mendengar suara dengkuran, saya akan menikmatinya.. dan saya akan jadikan suara itu sebagai pengantar tidur saya untuk lebih nyenyak lagi..”.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan terapi Brainwave Ignore Snoring Therapy ini secara rutin dan teratur. Yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi kebiasaan mendengkur tersebut, sehingga Anda dapat merasakan perubahan yang luar biasa pada diri Anda. Nikmati diri Anda yang baru!!

Rabu, 08 Maret 2017

Yuk Intip.. Tips Menghilangkan Kebiasaan Menghisap Jari Pada Anak dan Orang Dewasa!

Kebiasaan menghisap jari bisa terjadi pada siapa saja. Biasanya terjadi pada bayi hingga anak-anak. Apabila yang memiliki kebiasaan tersebut adalah bayi, sepertinya tidak begitu menjadi masalah karena kebiasaan bayi memang selalu menyusu pada ibunya. Sehingga ketika sedang tidak menyusu, bayi menghisap jempolnya sebagai pengganti puting susu ibunya.

Akan tetapi, bisa jadi sebuah masalah apabila yang sering menghisap jari tersebut adalah anak-anak. Karena pada masa itulah mereka mengeksplor lingkungannya karena rasa ingin tahunya yang besar. Mereka sering bermain di luar rumah, kebun, sungai, dan yang lainnya. Dengan bermain di luar rumah, mereka menyentuh apa saja yang dianggapnya menarik. Nah.. apabila kuman yang menempel pada jarinya masuk ke dalam tubuh, bisa jadi akan membuatnya sakit atau terinfeksi.

Kebiasaan menghisap jari juga bisa terjadi saat anak-anak sedang tegang, bosan, lelah, atau marah. Menghisap jari menjadi sebuah ungkapan emosional mereka. Atau.. menghisap jari  bisa juga dilakukan bersamaan dengan aktivitas lain, seperti saat menonton televisi, memainkan rambut, memegang telinga, dan sebagainya.

Adakah Bahaya Kebiasaan Menghisap Jari Pada Anak?
Ternyata ada beberapa bahaya yang ditimbulkan akibat kebiasaan menghisap jari pada anak, terutama dalam hal kesehatan. Berikut ini beberapa bahaya yang ditimbulkan akibat kebiasaan menghisap jari pada anak. Check it!
  1. Gangguan pertumbuhan gigi, misalnya di usia yang seharusnya bayi yang sudah tumbuh satu atau dua gigi, tetapi nyatanya belum tumbuh sama sekali.
  2. Ketidaknormalan bentuk rahang. Biasanya ditemukan ketidaksimetrisan rahang atau bentuk rahang tidak normal, seperti terlalu kecil, terlalu melengkung, dan yang lainnya.
  3. Gangguan pencernaan. Bisa jadi akibat kuman atau bakteri pada jari yang masuk ke dalam tubuh.
  4. Tumbuhnya jamur pada kuku. Kebiasaan menghisap jari membuat kuku menjadi basah dan lembab, sehingga jamur akan tumbuh dengan mudah dan cepat. Kemungkinan juga jamur kulit yang tumbuh di kuku akan masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan gangguan pencernaan.

Sebagai orang tua atau orang dewasa, Anda harus senantiasa mengawasi aktivitas anak Anda. Upaya terbaik agar bahaya tersebut tidak terjadi pada anak Anda yaitu dengan melakukan pencegahan. Jelaskan kepada anak Anda bahwa kebiasaan menghisap jari adalah kebiasaan buruk yang bisa membahayakan kesehatannya.

Cara Mengatasi Kebiasaan Buruk Menghisap Jari
Untuk menjelaskan kepada anak Anda bahwa kebiasaan menghisap jari adalah kebiasaan yang buruk, Anda harus memiliki keberanian dan cara yang tepat untuk melakukannya. Cara yang tepat untuk membantu Anda menjelaskan kepada anak Anda bahwa kebiasaan menghisap jari merupakan kebiasaan yang buruk yaitu dengan melakukan terapi gelombang otak. Terapi gelombang otak yang terbukti ampuh yang bisa membantu Anda menghilangkan kebiasaan menghisap jari pada anak Anda yaitu Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy.

Apa itu Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy? Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy merupakan terapi yang diciptakan oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mempu menghilangkan kebiasaan menghisap jari pada anak Anda. Terapi ini diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD agar Anda mudah untuk mendapatkan dan menggunakannya.


Untuk menggunakannya, cukup dengarkan CD terapi ini kepada anak Anda dengan posisi berbaring atau duduk santai. Dampingi dia, berikan perhatian dan kasih sayang yang besar. Biarkan anak Anda menikmati alunan musiknya sampai dia benar-benar merasa sangat rileks dan nyaman. Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy akan memberikan stimulasi positif kepada pikiran bawah sadar anak Anda dan memprogramnya sesuai dengan apa yang Anda visualisasikan. Visualisasikan diri anak Anda, yakinkan diri anak Anda bahwa ia mampu menghilangkan kebiasaan menghisap jarinya itu.

Contoh visualisasi diri yang bisa Anda berikan yaitu:
“Sayang.. Mama dan Papa sangat mencintaimu. Ketika kamu merasa lelah, bosan, atau cemas, tarik napaslah dalam-dalam kemudian buang dengan perlahan. Saat itu juga lelah, bosan, atau cemasmu akan hilang. Kamu tak akan menghisap jarimu karena kamu tahu di jarimu banyak sekali kuman dan bakteri karena kamu adalah anak yang pintar dan aktif. Kamu akan selalu menjadi anak yang bahagia tanpa sering menghisap jarimu, Sayangku...”.

Terapi ini juga bisa dilakukan untuk orang dewasa, termasuk Anda, apabila memiliki kebiasaan menghisap jari yang susah dihilangkan. Lakukan visualisasi diri yang sesuai dengan apa yang Anda mau untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan terapi ini secara rutin dan teratur setiap harinya. Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda atau anak Anda mampu menghilangkan kebiasaan menghisap jari tersebut dengan mudah. Selamat dengan diri Anda yang baru..

Untuk info lebih lanjut, klik disini.

Senin, 06 Maret 2017

Hati-Hati... Sering Marah-Marah Di Jalan Bisa Bikin Cepat Tua. Cek Nomor 3!

“Tin.. tiinn.. tiinnn..” Suara klakson saling bersahutan. Ya begitulah yang terdengar di jalan raya ketika sedang macet. Tak hanya di kota-kota besar, kemacetan pun saat ini telah terjadi di daerah-daerah, apalagi di daerah yang banyak terdapat kawasan industrinya.

Tak jarang bukan hanya suara klakson saja terdengar, tetapi juga umpatan-umpatan “khas” para pengguna jalan yang terjebak macet. Banyak dari mereka yang mengeluarkan kata-kata kotor penuh hina.. hahaha.. untuk melampiaskan emosinya karena terjebak macet, apalagi saat cuacanya panas. Tak jarang juga kata-kata kotor itu menimbulkan perkelahian di antara sesama pengguna jalan yang terjebak macet. Malah ada juga yang jadi provokatornya lho.. Ngeriii...

Kemacetan memang menjadi permasalahan serius di setiap negara. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kemacetan. Bisa jadi akibat membludaknya jumlah kendaraan yang ada di jalan raya, sedangkan luas jalannya tidak mampu menampung jumlah kendaraan yang membludak tersebut. Kemacetan juga bisa terjadi ketika ada perbaikan jalan atau selokan-selokan. Juga bisa terjadi ketika ada kecelakaan, karena umumnya orang-orang akan berhenti untuk menonton daripada menolong korban kecelakaan tersebut. Dasarr...

Akibat Sering Marah-Marah
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ketika terjadi kemacetan orang sering terpancing emosi, dan kemudian marah-marah. Kalau seperti itu setiap hari, marah-marah setiap hari, apakah baik? Ataukah ada dampak buruknya? Coba kita ulas bersama-sama.

Mungkin sebenarnya ada dampak positif dari marah-marah, yaitu bisa melepaskan penat dan rasa tertekan di dalam diri. Tetapi sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa, kita dianjurkan untuk sabar dan tidak melampiaskan amarah kita begitu saja. Karena amarah kita bisa jadi menimbulkan resiko perkelahian dengan orang lain. Pasti tidak mau seperti itu kan?

Yang pasti, marah-marah itu ada dampak buruknya, baik dari segi kesehatan maupun psikologis. Beberapa dampak buruk yang terjadi akibat sering marah-marah yaitu.
  1. Meningkatkan resiko terserang berbagai macam penyakit. Kondisi emosional yang terjadi saat marah-marah dapat memacu hormon stres untuk meningkatkan denyut jantung sehingga sangat berpotensi terserang penyakit jantung, stroke, dan yang lainnya.
  2. Kehilangan teman dan orang yang disayangi.
  3. Mempercepat proses penuaan. Saat marah, otak dan otot menjadi tegang sehingga mempercepat munculnya keriput di seluruh bagian tubuh, terutama wajah.
  4. Mempersingkat usia.
  5. Merenggangkan hubungan keluarga.
  6. Meningkatkan resiko penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang.
  7. Depresi, stres, susah tidur, dan yang lainnya.

Apakah Ada Cara Untuk Menghilangkan Kebiasaan Marah-Marah Di Jalan?
Pertanyaan yang klasik, yang selalu dicari solusinya sampai saat ini. Apakah anda memilik pertanyaan sama seperti diatas? Anda bingung bagaimana cara menghilangkan kebiasaan marah-marah di jalan? Jika iya.. Anda telah masuk ke situs yang tepat, karena situs ini akan memberikan Anda solusi bagaimana cara menghilangkan kebiasaan marah-marah di jalan raya.

Solusi yang terbukti ampuh dapat menghilangkan kebiasaan marah-marah di jalan yaitu dengan melakukan terapi, tepatnya Brainwave Road Rage Therapy. Terapi ini telah terbukti secara medis dan ilmiah mampu menghilangkan kebiasaan buruk Anda sering marah-marah di jalan raya.

Brainwave Road Rage Therapy merupakan terapi yang dirancang oleh para ahli untuk menghilangkan kebiasaan sering marah-marah di jalan raya. Selain itu, Brainwave Road Rage Therapy juga mampu meningkatkan kesabaran dalam mengemudi serta meningkatkan kewaspadaan dan kenyamanan saat mengemudi.


Untuk menggunakannya juga sangat mudah. Karena produk ini diproduksi dalam bentuk audio dan CD, jadi Anda hanya cukup mendengarkannya melalui speaker, headphone, atau earphone yang Anda miliki. Dengarkan audio atau CD Brainwave Road Rage Therapy ini dalam posisi berbaring atau duduk santai sambil memejamkan mata. Alunan audio Brainwave Road Rage Therapy akan membantu Anda untuk mencapai kondisi rileks dan nyaman, yang kemudian mampu memprogram pikiran bawah sadar Anda sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu menghilangkan kebiasaan marah-marah di jalan raya tersebut. Misalnya, “Saya tidak akan marah-marah ketika sedang terjebak macet, tapi saya akan mendengarkan musik dangdut kesukaan saya.. dan saya akan menikmati kemacetan itu sama seperti saya menikmati musik dangdut kesukaan saya itu”.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan terapi ini secara rutin dan teratur setiap harinya. Semakin lama Anda akan semakin merasakan manfaat dari penggunaan CD Brainwave Road Rage Therapy ini. Yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu menghilangkan kebiasaan marah-marah di jalan raya tersebut.

Selamat dengan diri Anda yang baru, selamat menikmati kemacetan yang mengasyikkan..

Untuk info lebih lanjut, klik disini.