Rabu, 08 Maret 2017

Yuk Intip.. Tips Menghilangkan Kebiasaan Menghisap Jari Pada Anak dan Orang Dewasa!

Kebiasaan menghisap jari bisa terjadi pada siapa saja. Biasanya terjadi pada bayi hingga anak-anak. Apabila yang memiliki kebiasaan tersebut adalah bayi, sepertinya tidak begitu menjadi masalah karena kebiasaan bayi memang selalu menyusu pada ibunya. Sehingga ketika sedang tidak menyusu, bayi menghisap jempolnya sebagai pengganti puting susu ibunya.

Akan tetapi, bisa jadi sebuah masalah apabila yang sering menghisap jari tersebut adalah anak-anak. Karena pada masa itulah mereka mengeksplor lingkungannya karena rasa ingin tahunya yang besar. Mereka sering bermain di luar rumah, kebun, sungai, dan yang lainnya. Dengan bermain di luar rumah, mereka menyentuh apa saja yang dianggapnya menarik. Nah.. apabila kuman yang menempel pada jarinya masuk ke dalam tubuh, bisa jadi akan membuatnya sakit atau terinfeksi.

Kebiasaan menghisap jari juga bisa terjadi saat anak-anak sedang tegang, bosan, lelah, atau marah. Menghisap jari menjadi sebuah ungkapan emosional mereka. Atau.. menghisap jari  bisa juga dilakukan bersamaan dengan aktivitas lain, seperti saat menonton televisi, memainkan rambut, memegang telinga, dan sebagainya.

Adakah Bahaya Kebiasaan Menghisap Jari Pada Anak?
Ternyata ada beberapa bahaya yang ditimbulkan akibat kebiasaan menghisap jari pada anak, terutama dalam hal kesehatan. Berikut ini beberapa bahaya yang ditimbulkan akibat kebiasaan menghisap jari pada anak. Check it!
  1. Gangguan pertumbuhan gigi, misalnya di usia yang seharusnya bayi yang sudah tumbuh satu atau dua gigi, tetapi nyatanya belum tumbuh sama sekali.
  2. Ketidaknormalan bentuk rahang. Biasanya ditemukan ketidaksimetrisan rahang atau bentuk rahang tidak normal, seperti terlalu kecil, terlalu melengkung, dan yang lainnya.
  3. Gangguan pencernaan. Bisa jadi akibat kuman atau bakteri pada jari yang masuk ke dalam tubuh.
  4. Tumbuhnya jamur pada kuku. Kebiasaan menghisap jari membuat kuku menjadi basah dan lembab, sehingga jamur akan tumbuh dengan mudah dan cepat. Kemungkinan juga jamur kulit yang tumbuh di kuku akan masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan gangguan pencernaan.

Sebagai orang tua atau orang dewasa, Anda harus senantiasa mengawasi aktivitas anak Anda. Upaya terbaik agar bahaya tersebut tidak terjadi pada anak Anda yaitu dengan melakukan pencegahan. Jelaskan kepada anak Anda bahwa kebiasaan menghisap jari adalah kebiasaan buruk yang bisa membahayakan kesehatannya.

Cara Mengatasi Kebiasaan Buruk Menghisap Jari
Untuk menjelaskan kepada anak Anda bahwa kebiasaan menghisap jari adalah kebiasaan yang buruk, Anda harus memiliki keberanian dan cara yang tepat untuk melakukannya. Cara yang tepat untuk membantu Anda menjelaskan kepada anak Anda bahwa kebiasaan menghisap jari merupakan kebiasaan yang buruk yaitu dengan melakukan terapi gelombang otak. Terapi gelombang otak yang terbukti ampuh yang bisa membantu Anda menghilangkan kebiasaan menghisap jari pada anak Anda yaitu Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy.

Apa itu Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy? Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy merupakan terapi yang diciptakan oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mempu menghilangkan kebiasaan menghisap jari pada anak Anda. Terapi ini diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD agar Anda mudah untuk mendapatkan dan menggunakannya.


Untuk menggunakannya, cukup dengarkan CD terapi ini kepada anak Anda dengan posisi berbaring atau duduk santai. Dampingi dia, berikan perhatian dan kasih sayang yang besar. Biarkan anak Anda menikmati alunan musiknya sampai dia benar-benar merasa sangat rileks dan nyaman. Brainwave Eliminate Finger Sucking Therapy akan memberikan stimulasi positif kepada pikiran bawah sadar anak Anda dan memprogramnya sesuai dengan apa yang Anda visualisasikan. Visualisasikan diri anak Anda, yakinkan diri anak Anda bahwa ia mampu menghilangkan kebiasaan menghisap jarinya itu.

Contoh visualisasi diri yang bisa Anda berikan yaitu:
Sayang.. Mama dan Papa sangat mencintaimu. Ketika kamu merasa lelah, bosan, atau cemas, tarik napaslah dalam-dalam kemudian buang dengan perlahan. Saat itu juga lelah, bosan, atau cemasmu akan hilang. Kamu tak akan menghisap jarimu karena kamu tahu di jarimu banyak sekali kuman dan bakteri karena kamu adalah anak yang pintar dan aktif. Kamu akan selalu menjadi anak yang bahagia tanpa sering menghisap jarimu, Sayangku...”.

Terapi ini juga bisa dilakukan untuk orang dewasa, termasuk Anda, apabila memiliki kebiasaan menghisap jari yang susah dihilangkan. Lakukan visualisasi diri yang sesuai dengan apa yang Anda mau untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan terapi ini secara rutin dan teratur setiap harinya. Visualisasikan diri Anda, yakinkan diri Anda bahwa Anda atau anak Anda mampu menghilangkan kebiasaan menghisap jari tersebut dengan mudah. Selamat dengan diri Anda yang baru..

Untuk info lebih lanjut, klik disini.

0 komentar:

Posting Komentar