“Jangan
lupa bahagia”, begitulah slogan yang lagi tren dan nge-hits di kalangan anak muda saat ini. Mereka mengikuti tren-tren
agar mendapat label “kekinian” dan “hits”
oleh orang lain. Slogan seperti itu (dan sebagainya) tak hanya sering kita
dengar sehari-hari, tapi juga sering kita lihat di sosial media seperti instagram, facebook, twitter, dan
yang lainnya. Ya maklumlah jika anak muda mengikuti tren seperti itu, karena
sesuai dengan umurnya yang masih dalam tahap mencari jati diri. Tapi yang agak
membuat risih ialah ketika orang tua
pun melakukan hal tersebut. Mungkin karena masa mudanya dulu belum ada slogan
seperti itu, atau kurang bahagia mungkin ya..
hihihi
Sudahlah tak usah permasalahkan siapa yang
mengikuti tren “jangan lupa bahagia”
tersebut, karena sebenarnya makna dari slogan itu juga bagus, mengingatkan
semua orang agar selalu bahagia. Bahagia dengan mensyukuri semua yang diberikan
oleh Tuhan, bahagia karena libur kerja atau sekolah, bahkan bahagia mendapat
banyak tugas dari dosen.. waduuhh
Sebagai resiko kehidupan sosial di dunia ini,
akan selalu ada permasalahan yang mengiringinya. Tinggal bagaimana kita
menyikapinya. Kadang kala ketika manusia tak punya masalah, tapi mereka tak
bisa bahagia. Mungkin karena ada harapannya yang belum tercapai, terlalu lelah
dengan rutinitas sehari-hari, dan faktor-faktor yang lainnya.
Sebab-Sebab Manusia Tidak Bahagia
Kata “bahagia” memang mudah diucapkan, tapi
kadang sulit untuk kita rasakan. Bahagia bisa dirasakan karena berbagai faktor,
begitupun dengan tidak bahagia. Penyebab tidak bahagia bermacam-macam, bisa
jadi dari lingkungan, kebiasaan, atau bahkan dari dalam diri manusianya
sendiri. Berikut ini beberapa sebab manusia tidak bahagia.
- Mengeluh
- Sulit kompromi dengan kenyataan, artinya tidak bisa menerima kenyataan. Apalagi kalau yang didapat adalah harapan palsu. Hikss..
- Lupa “bermain”. Cobalah rehat sejenak dari rutinitas dengan melakukan hobi, menikmati waktu dengan sanak saudara, berkumpul bersama teman, dan yang lainnya.
- Berpikir negatif
- Memilih “jalan pintas” daripada perjuangan. Memang harapan Anda akan cepat terwujud, tapi ingat.. kebahagiaan hakiki tidak bisa diraih tanpa perjuangan.
- Impulsif, artinya memutuskan untuk bertindak secara cepat tanpa memikirkan faktor resiko.
- Selalu menyalahkan dan gemar mengkritik
- Iri hati
- Tidak mau menerima saran dan kritik, tidak mau mendengarkan pendapat orang lain tentang dirinya.
Brainwave Happiness Therapy Mampu Membantu Mewujudkan Kebahagiaan
Anda
Kalau Anda susah untuk bahagia, pasti Anda
juga bingung untuk mencari solusi bahagia. Ada ngga sih, solusi agar bahagia? Ada.. mulailah menerima kenyataan
hidup, lakukan semua hal secara matang, dan cobalah terapi. Terapi apa? .. Brainwave Happiness Therapy solusinya.
Terapi yang terbukti ampuh yang mampu membantu Anda untuk mewujudkan
kebahagiaan dalam diri Anda.
Musik Relaksasi Terapi Brainwave Happiness dibuat dengan menggunakan frekuensi gelombang otak yang sudah disesuaikan. Ketika Anda menggunakan dan mendengarkan terapi ini, maka Anda akan bisa merasakan kenyamanan dan kondisi yang sangat rileks yang belum tentu Anda dapatkan selama ini. Setelah Anda menggunakan terapi ini secara rutin, Anda akan mendapatkan kebahagiaan yang selama ini Anda idamkan.
Terapi Gelombang Otak Musik Relaksasi Brainwave Happiness diproduksi dalam bentuk audio dan dicetak dalam bentuk CD, yang
bisa Anda dengarkan menggunakan earphone,
headphone, atau speaker, dengan tujuan agar Anda mudah untuk mendapatkan dan
menggunakannya. Stimulasi gelombang otak dan visualisasi diri yang Anda lakukan
saat menggunakan terapi ini akan membantu Anda untuk memasuki pikiran bawah
sadar Anda dan memprogram otak Anda untuk meningkatkan kualitas hidup Anda,
menumbuhkan rasa bahagia dalam diri Anda.
Lakukan terapi ini dengan
rutin, dan yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu menjadi pribadi yang bahagia.
Selamat mencoba, dan.. jangan lupa
bahagia!
Untuk info lebih lanjut, klik disini.

0 komentar:
Posting Komentar