Anda sering menggigit kuku? Atau malah kuku
Anda yang digigit? Hehehe...
Menggigit kuku (Onychophagia) sudah
menjadi “kebiasaan” yang dilakukan orang ketika dirinya merasa cemas, panik,
dan khawatir. Menggigit kuku juga sering dilakukan ketika seseorang sedang
memikirkan sesuatu, mengerjakan tugas, menonton televisi, membaca buku, atau
aktivitas lainnya.
Kebiasaan menggigit kuku digolongkan ke dalam
kebiasaan buruk karena banyak dampak negatif ketika orang menggigit kuku.
Kebiasaan ini sulit dihilangkan karena sudah menjadi gerakan refleks ketika
orang sedang melakukan suatu aktivitas, apalagi ketika dalam kondisi tegang
atau khawatir. Bahkan ada ahli yang mengatakan bahwa menghilangkan kebiasaan
menggigit kuku lebih sulit daripada menghilangkan kebiasaan merokok.
Mengapa Orang Sering Menggigit Kuku?
Pada umumnya, kebiasaan sering menggigit kuku
dilakukan ketika orang sedang dalam kondisi tegang, stress, bosan, atau
khawatir. Depresi juga bisa memicu timbulnya kebiasaan sering menggigit kuku.
Apalagi ketika sedang sendirian, sedang memikirkan atau membayangkan sesuatu,
menggigit kuku seakan muncul dengan sendirinya.
Kebiasaan sering menggigit kuku juga bisa
menjadi pertanda cerminan kepribadian seseorang lho.. Berikut cerminan kepribadian orang yang memiliki kebiasaan
sering menggigit kuku.
- Mudah frustasi.
- Tidak sabaran.
- Tidak puas ketika tidak mampu mencapai suatu tujuan.
- Cepat bosan.
- Mudah cemas.
- Gampang tegang.
Apakah Anda sering menggigit kuku? Bisa jadi
Anda memiliki kepribadian seperti di atas. Coba dicek ya...
Akibat Buruk Sering Menggigit Kuku
Ternyata kebiasaan sering menggigit kuku juga
memiliki akibat buruk untuk kesehatan. Hal ini dibuktikan oleh penelitian dari
para ahli di dunia. Berikut ini akibat buruk sering menggigit kuku.
- Lebih mudah terkena infeksi kuman, seperti radang tenggorokan hingga diare. Setelah kuman yang berada di bawah kuku masuk ke dalam tubuh, kemungkinan Anda terinfeksi dan sakit dapat meningkat.
- Infeksi kuku.
- Berubahnya struktur gigi. Sering menggigit kuku dapat menyebabkan gigi Anda bergeser keluar dari tempatnya.
- Kuku bisa tumbuh ke bawah.
- Meningkatnya resiko keracunan.
- Dapat menurunkan kesehatan.
Menghilangkan Kebiasaan Buruk Menggigit Kuku
Setiap hal yang kita lakukan akan terekam dan
tertanam dalam pikiran bawah sadar kita. Begitu pun dengan kebiasaan sering
menggigit kuku. Apabila kita telah terbiasa melakukan itu, maka bisa dipastikan
kebiasaan itu akan terjadi selamanya. Kebiasaan sering menggigit kuku merupakan
gangguan psikologis pada manusia. Lalu, apakah bisa disembuhkan? Jawabannya
adalah.. bisa. Karena merupakan gangguan psikologis, jadi penanganannya harus
melalui terapi. Satu-satunya terapi yang terbukti secara medis dan ilmiah dapat
menghilangkan kebiasaan buruk sering menggigit kuku yaitu Brainwave Eliminate Nail Biting Therapy.
Apa itu Brainwave Eliminate Nail Biting Therapy? Dan apa manfaatnya? Jadi, Brainwave Eliminate Nail Biting Therapy merupakan
sebuah terapi yang memanfaatkan gelombang otak manusia untuk memprogram pikiran
bawah sadar, yang bermanfaat untuk mengatasi kebiasaan buruk sering menggigit
kuku. Terapi ini diciptakan oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) dibawah naungan CV Karya
Abadi yang telah terbukti ampuh dapat mengatasi kebiasaan buruk sering
menggigit kuku.
Brainwave
Eliminate Nail Biting Therapy diproduksi dalam bentuk
audio dan CD sehingga memudahkan Anda untuk mendapatkan dan menggunakannya.
Cara menggunakannya juga sangat mudah, Anda hanya cukup mendengarkannya audio
atau CD Brainwave Eliminate Nail Biting Therapy ini dengan menggunakan speaker,
earphone, atau headphone yang Anda miliki sambil memejamkan mata. Anda bisa
melakukan terapi ini dalam posisi berbaring atau duduk santai. Kemudian nikmati
alunan audionya, dan Anda akan mencapai keadaan yang sangat rileks dan sangat
nyaman.
Dalam kondisi yang sangat rileks dan sangat
nyaman tersebut, alunan audionya akan membantu memprogram pikiran bawah sadar
Anda untuk melakukan apa yang inginkan. Kemudian visualisasikan diri Anda,
yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu mengatasi kebiasaan buruk sering menggigit
kuku tersebut. Misalnya, “Jika saya
merasa cemas, saya tidak akan menggigit kuku saya, tetapi saya akan menarik
nafas dalam-dalam, kemudian membuangnya secara perlahan.. dan kecemasan saya
akan hilang”.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal sesuai
yang Anda inginkan, lakukan terapi ini secara rutin dan teratur setiap harinya.
Yakinkan diri Anda bahwa Anda mampu menghilangkan kebiasaan buruk sering
menggigit kuku tersebut. Selamat berproses, dan.. selamat dengan diri Anda yang
baru!!
Untuk info lebih lanjut, klik disini.

0 komentar:
Posting Komentar