Rabu, 08 Maret 2017

Anak Nakal? Sebelum Menyesal.. Ini Cara Mengatasi Conduction Disorder Pada Anak!

Anak Nakal -- Anak-anak memang memberikan kebahagiaan tersendiri bagi orang tuanya. Orang-orang yang memiliki anak kecil, keponakan, adik, atau bahkan cucu merasakan kebahagiaan yang tak terhingga. Karena tingkah polos anak-anak sering membuat orang dewasa menjadi gemas dan tertawa-tawa sendiri. Akan tetapi, tak jarang pula anak-anak membuat jengkel karena ulahnya yang keterlaluan atau di luar batas. Orang dewasa khawatir apabila kondisi ini terjadi terus-menerus akan berlanjut sampai anak-anak menjadi dewasa dan berdampak buruk bagi masa depannya.

Anak-anak dengan ulahnya yang keterlaluan sering disebut dengan Conduction Disorder. Conduction Disorder yaitu suatu pola negativistik, permusuhan, dan perilaku menentang yang terus-menerus tanpa adanya pelanggaran serius terhadap norma sosial atau hak orang lain. Conduction Disorder juga bisa diartikan sebagai perilaku mengganggu atau mengacau. Gangguan ini biasanya lebih sering terjadi di rumah daripada di luar rumah. Pelaku umumnya dikenal ramah dan baik terhadap orang lain, tetapi berbanding terbalik ketika bersama orang-orang terdekatnya.

Gejala Conduction Disorder
Gejala atau perilaku Conduction Disorder bervariasi, ada yang ringan sampai yang ekstrim. Umumnya terjadi pada anak-anak. Berikut ini gejala atau perilaku yang mencerminkan Conduction Disorder:
  1. Sering mengancam.
  2. Sering berbohong.
  3. Sering menekan dan mengintimidasi teman atau orang lain.
  4. Mencuri.
  5. Berperilaku kejam atau menyakiti orang lain, bahkan hewan.
  6. Sering memulai perkelahian fisik.
  7. Sering memanfaatkan orang lain untuk mendapat keuntungan.
  8. Sering kabur atau keluar dari rumah tanpa alasan yang jelas.
  9. Sering berdebat dengan orang tua.
  10. Sering membuat masalah, dan yang lainnya.

Apabila perilaku-perilaku di atas terjadi secara terus-menerus, akan berpengaruh pada hubungan sosial anak. Bisa jadi juga akan mengganggu kenyamanan orang lain sampai menurunkan prestasi akademik anak di sekolah.

Apa yang Menyebabkan Conduction Disorder Pada Anak?
Ada akibat, pasti ada sebab. Begitu pun dengan gangguan Conduction Disorder. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan Anak mengalami Conduction Disorder:
  • Penolakan orang tua terhadap kehadiran anak tersebut.
  • Berpisah dengan orang tua sehingga tidak ada yang mengasuh.
  • Ditelantarkan oleh keluarga.
  • Faktor genetik, seperti memiliki riwayat orang tua yang mengalami gangguan jiwa.
  • Pernikahan orang tua yang tidak harmonis.
  • Mengalami kekerasan atau pelecehan seksual.
  • Faktor lingkungan, karena anak-anak akan mudah meniru apa yang dilihatnya dari lingkungan sekitarnya.
  • Tidak mendapat akses pendidikan yang baik.

Selain beberapa faktor di atas, bisa jadi ada faktor lain yang menyebabkan anak mengalami Conduction Disorder. Sebagai orang tua (orang dewasa) sudah seharusnya melakukan upaya pencegahan atau penanganan terhadap anak dengan gangguan Conduction Disorder. Upaya pencegahan atau penanganannya bisa melalui konsultasi dengan psikolog. Akan tetapi, Anda sebagai orang terdekat anak-anak yang senantiasa bersama anak-anak juga harus melakukan upaya lain selain berkonsultasi dengan psikolog. Ada satu upaya yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anda mengatasi anak Anda yang mengalami gangguan Conduction Disorder, yaitu dengan melakukan terapi gelombang otak. Anda bisa membantu anak Anda untuk melakukan Brainwave Conduction Disorder Therapy untuk membebaskannya dari gangguan Conduction Disorder.

Mengatasi Conduction Disorder Pada Anak dengan Brainwave Conduction Disorder Therapy
Terapi gelombang otak ini disebut dengan Brainwave Conduction Disorder Therapy. Brainwave Conduction Disorder Therapy merupakan terapi yang dirancang oleh para ahli dari Asosiasi Parapsikoterapi Indonesia (API) yang telah terbukti secara medis dan ilmiah mampu mengatasi gangguan Conduction Disorder pada anak. Terapi ini aman dilakukan dan tanpa efek samping.


Brainwave Conduction Disorder Therapy diproduksi dalam bentuk audio MP3 dan CD agar Anda mudah untuk mendapatkannya. Untuk menggunakannya juga mudah dan praktis. Ketika anak Anda akan tidur, Anda bisa memutarkan CD terapi ini pada anak Anda. Anda harus berada di sebelahnya, dan kemudian lakukan visualisasi dengan lembut, tenang, dan santai. Hampir sama ketika Anda mendongeng kepada anak.

Visualisasikan, ucapkan kata-kata yang lembut dan memotivasi agar anak Anda menjadi anak yang baik. Contoh visualisasi yang bisa Anda lakukan yaitu:
Sayang.. kamu adalah kesayangan Mama dan Papa
Kamu adalah kebanggaan Mama dan Papa
Kami sangat mencintai kamu
Jadilah anak yang baik sayang.. Sayangilah temanmu..
Sopanlah kepada orang lain
Dengan bersikap baik, kamu akan sukses Sayang...

Berikan kecupan di kening tanda sayang, hingga dia tertidur dengan nyaman dan sangat rileks. Visualisasi tersebut dengan bantuan Brainwave Conduction Disorder Therapy akan memprogram pikiran bawah sadarnya untuk menjadi anak yang lebih baik dan menjadi anak yang berperilaku teratur, sehingga gangguan Conduction Disorder-nya hilang dan akan memudahkan anak Anda dalam bersosialisasi dengan teman dan orang lain. Lakukan terapi ini secara rutin dan teratur setiap harinya untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Selamat dengan kepribadian anak Anda yang baru... dan selamat menjadi orang tua yang bahagia!

Untuk info lebih lanjut, klik disini.

0 komentar:

Posting Komentar